MEET AND GREET FILM LOLAI CINTA DI ATAS AWAN – TORAJA UTARA

00.17.00



Jadi ceritanya tanggal 24 Maret kemarin aku di ajakin Mas Teddy untuk ikutan Meet and Greet bersama pemeran film Lolai, Cinta Diatas Awan. Acaranya di Clarion Hotel, waktu itu di rangkaian dengan acara inagurasi, I’m not sure sih itu inagurasi atau apa, tapi itu dari STIFA Makassar.

Well sebenarnya aku lagi mager banget keluar, karena waktu itu malam minggu, udah semingguan kerja rasanya pengen me time. Untungnya waktu itu aku ada yang temenin, jadi cabut juga. Karena aku sebenarnya emang penasaran sih sama Film Lolai Cinta di Atas Awan, basicly karena aku juga orang Toraja jadi kepengen tahu dong kaya gimana filmnya dan juga pemerannya.

Jadi, berlabel Timur Picture, film Lolai Cinta di Atas Awan disutradarai oleh Andrew Parinussa, di produseri oleh Andi Buhanuddin Hamzah dengan pemeran utamanya Maizura yang berperan sebagai Tara dan Rizcky Dekeizer yang berperan sebagai Rizcky. Tapi malam itu, aku hanya ketemu dengan Maizura dan Hikmah yang berperan sebagai sahabatnya Tara. Padahal aku cukup penasaran sih sama Rizcky, aku udah beberapa kali datang ke event di Makassar dan Rizcky juga ikut ngisi acara, jadinya pengen aja sih ketemu langsung dari deket, wkwk : ) Suaranya Rizcky apik banget lho anyway, dan ternyata Maizura juga nggak kalah bagus.

Nah ngomongin soal filmnya, Lolai Cinta di Atas Awan ini merupakan film keluarga yang bercerita tentang seorang anak perempuan bernama Tara merupakan  seorang penulis remaja dengan karya yang cukup populer. Karena ia masih berada di usia remaja, konsentrasinya pecah saat kehilangan ayahnya sehingga menggangu karir menulisnya. Kesedihannya membuat ia dipertemukan dengan Rizcky yang ternyata memiliki perasaan kepada Tara.



Klimaks dari film ini adalah ketika Tara mengetahui ternyata ayah yang selama ini ia anggap sebagai ayahnya bukanlah ayah kandungnya. Sehingga membuat kekecewaan dan kesedihannya bertambah dan membuatnya pergi untuk mencari ayahnya di Lolai, Negeri di Atas Awan- Toraja Utara.

Secara personal, aku tertarik dengan film ini karena ceritanya mengangkat sektor parawisata dan budaya khususnya di Toraja. Seperti yang kebanyakan orang tahu, budaya Toraja emang kental banget dan salah satu budaya yang paling khas di Sulawesi Selatan. Sedangkan Lolai sendiri, untuk dua tahun belakangan ini emang lagi ramai banget dikunjungi. Dulu Lolai bukan tempat parawisata lho anyway! Tapi karena dengan kecanggihan media sosial, menjadi ramai setelah banyak foto-foto yang beredar.

Emang Lolai itu keren banget sih, kalau subuh hingga menjelang pagi, kita benar-benar bisa melihat awan seakan mengambang di bawah kita. Aku sendiri baru sekali pergi kesana, wkwk : D soalnya aku nggak sanggup dingin. Kalau mau melihat awan di Lolai itu bisa dengan dua cara, berangkat sebelum subuh atau menginap disana. Lolai dari rumahku itu sekitar 1,5 jam ditempuh dengan motor atau mobil. Karena unsur proximity, aku jadi cukup penasaran dengan film yang digarap oleh Timur Picture ini. Film ini kemungkinan tayang di pertengahan 2018, entah Juni atau Juli kita tunggu saja ya sist : )




Salah satu sponsor film ini adalah Mixagrip dengan mengangkat campign dengan tema ‘Explore Budaya’ berharap budaya-budaya lokal Indonesia bisa tereksplore dan semakin di kenal baik dalam maupun luar negeri. Mixagrip dan Film Lolai Cinta di Atas Awan akan melakukan roadshow di 10 titik, di Sekolah Menengah Atas di Makassar dan juga mungkin Toraja. Sebelumnya, Mixagrip telah melakukan perjalanan explore budaya ini ke Samosir dan aku cukup bangga kampungku Toraja bisa tersentuh juga : )

Well, semoga sukses deh Film Lolai Cinta di Atas Awan dan menembus jumlah penonton yang diinginkan : ) Semoga film lokal semakin baik kualitasnya sehingga karya-karyanya tidak akan putus.


Let’s be friend, follow my social media:
Instagram @ayuindahts
Youtube Channel Ayu Indah Trisusilowaty

For business inquiries please contact me on :
Email:

So thank you for reading and see you on my next beauty journey^^
With Love

You Might Also Like

4 komentar

  1. Balasan
    1. Nggak kok kak, aku juga dapat baca-baca dari pemberitaan media, dan aku nulis dari hasil bacaanku juga,

      Hapus
  2. thank ulasannya Mbak Ayu Indah, Tulisannya keren banget

    BalasHapus

Subscribe